Workshop Bedah RDTR Bersama Bapak Gusti Aditya Rahadyan, S.T., M.URP di Universitas Negeri Surabaya
Surabaya — Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Workshop Bedah Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) pada tanggal 18 September 2025, bertempat di Gedung E1 Fakultas Teknik UNESA lantai 3. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Bapak Gusti Aditya Rahadyan, S.T., M.URP, Dosen Prodi PWK UNESA.
Workshop ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari Program Studi PWK, dengan tujuan untuk memperdalam pemahaman teknis dan implementatif mengenai penyusunan RDTR sebagai salah satu dokumen penting dalam sistem perencanaan tata ruang di Indonesia.
Dalam paparannya, Bapak Gusti Aditya Rahadyan menyampaikan berbagai materi mulai dari kerangka hukum dan regulasi RDTR, teknik penyusunan peta zonasi, hingga pendekatan spasial dan partisipatif dalam perencanaan ruang. Ia juga membagikan pengalaman langsung dari berbagai proyek penyusunan RDTR di beberapa daerah di Indonesia.
"RDTR bukan hanya dokumen teknis, tetapi juga alat penting dalam mengarahkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Mahasiswa PWK perlu memahami peran strategisnya sejak dini," ujar Bapak Gusti dalam sesi pemaparan.
Workshop ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif, di mana para mahasiswa berkesempatan untuk bertanya dan mendiskusikan tantangan penyusunan RDTR di lapangan. Selain itu, peserta juga diajak melakukan simulasi penyusunan elemen-elemen RDTR berbasis studi kasus.
Ketua Program Studi PWK UNESA, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas akademik dan praktis mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja di bidang perencanaan.
"Kami berharap mahasiswa bisa mengaitkan teori yang didapat di kelas dengan praktik lapangan seperti yang disampaikan oleh narasumber," ujarnya.
Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan mahasiswa PWK UNESA mampu memahami lebih mendalam mengenai proses penyusunan RDTR dan perannya dalam pembangunan wilayah yang terarah dan berkelanjutan.