KULIAH TAMU PRODI PWK UNESA: "Metode dan Studi Kasus Perencanaan Partisipatif"
Surabaya – Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menggelar kuliah tamu dengan tema “Metode dan Studi Kasus Perencanaan Partisipatif” pada hari Jum'at 12 September 2025, secara daring melalui platform Zoom,. Kegiatan ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang urban design, Ibu Marisa Sugangga, S.T., M.T., yang merupakan dosen dari STEI Malang dan praktisi dalam bidang perencanaan kota.
Kuliah tamu ini dimoderatori oleh Ibu Naimah Putri Kamila, S.T., M.P.W.K., dosen PWK UNESA yang juga memiliki pengalaman dalam bidang perencanaan partisipatif. Acara ini diikuti oleh mahasiswa PWK UNESA angkatan 2024 dan 2025 yang antusias menyimak materi yang disampaikan.
Dalam pemaparannya, Ibu Marisa Sugangga menekankan pentingnya pendekatan partisipatif dalam proses perencanaan wilayah dan kota. Ia menjelaskan berbagai metode yang dapat digunakan untuk melibatkan masyarakat secara aktif, mulai dari community mapping, focus group discussion, hingga participatory rural appraisal (PRA). Tak hanya teori, beliau juga membagikan beberapa studi kasus nyata dari proyek yang pernah ia tangani di berbagai daerah di Indonesia.
“Perencanaan partisipatif tidak hanya memberi suara kepada masyarakat, tetapi juga menciptakan rasa memiliki terhadap hasil perencanaan yang dibuat,” jelas Ibu Marisa.
Selain itu, beliau juga menyoroti tantangan yang kerap dihadapi dalam penerapan metode partisipatif, seperti keterbatasan waktu, dana, serta perbedaan kepentingan antar pemangku kepentingan. Namun demikian, menurutnya, pendekatan ini tetap relevan dan perlu dikembangkan lebih jauh, khususnya di era pembangunan berkelanjutan saat ini.
Sesi diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan yang diajukan oleh peserta terkait penerapan perencanaan partisipatif di lingkungan perkotaan maupun perdesaan.
Melalui kegiatan kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa PWK UNESA dapat memperoleh wawasan praktis dan perspektif baru mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan, serta mampu menerapkan pendekatan tersebut dalam tugas maupun penelitian mereka ke depan.