Kota Surabaya Hadapi Genangan saat Musim Hujan
Kota Surabaya
kembali menghadapi masalah genangan air selama musim hujan, terutama di
beberapa titik yang rendah dan area yang menjadi tempat aliran sungai. Karena
secara geografis terletak di bawah aliran beberapa sungai besar seperti Kali
Mas dan Kali Lamong, Surabaya secara alami rentan terhadap genangan saat hujan
deras datang.
Pemerintah kota telah mencatat banyak lokasi yang rawan, seperti di wilayah barat seperti Dukuh Kupang dan wilayah pusat serta utara seperti sekitar Jalan Mayjen Sungkono dan Jalan Kalimas Baru.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut daerah rawan genangan di Surabaya:
- Wilayah utara: seperti
Simorejosari, Simohilir, Petemon, Krembangan, dan Kalianak.
- Wilayah timur: seperti Medokan
Ayu dan Semolowaru.
- Wilayah barat: seperti Tengger
dan Manukan.
- Titik spesifik: Wisma Tengger di Kelurahan Tengger – genangan bisa mencapai hingga 30 cm.
Meskipun sudah dilakukan upaya normalisasi saluran dan pembangunan drainase, seperti di lebih dari 55 titik rawan, masih ada beberapa area yang belum sepenuhnya aman dari genangan saat hujan tinggi.
Sebenarnya bukan hanya karena tersumbatnya saluran drainase yang menjadi penyebab tingginya potensi genangan di Kota Surabaya, melainkan juga faktor lain seperti berkurangnya lahan resapan air karena urbanisasi dan pembangunan yang masif sehingga memperkecil luasan area terbuka.
Kepada masyarakat, terutama di kecamatan-kecamatan yang rawan, diimbau untuk
tetap waspada saat hujan deras dan memperhatikan informasi peringatan yang
diberikan oleh pemerintah kota.