Talkshow Nasional: Ketimpangan Wilayah Jawa Timur dan Peran Perencana
Program Studi Perencanaan
Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas
Negeri Surabaya, menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional–IMPI
Visit yang dirangkaikan dengan talkshow bertema “Ketimpangan Wilayah
Jawa Timur dan Peran Perencana” pada 20 Februari 2020 di Gedung E1
Fakultas Teknik UNESA. Kegiatan ini menghadirkan Retno Caroline, S.T., M.P.W.K.
(DPD Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia
Jawa Timur) sebagai narasumber, dengan moderator Gusti Aditya Rahardian, S.T.,
M.URP., dosen Perencanaan Wilayah dan Kota UNESA. Kegiatan ini merupakan bagian
dari upaya akademik untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu-isu aktual
dalam perencanaan wilayah dan kota.
Dalam pemaparannya, narasumber
menjelaskan bahwa ketimpangan wilayah di Jawa Timur masih menjadi tantangan
utama dalam pembangunan daerah, yang ditandai dengan adanya disparitas
pertumbuhan ekonomi, ketidakseimbangan pembangunan infrastruktur, serta
perbedaan akses terhadap pelayanan publik antar wilayah. Selain itu,
disampaikan pula bahwa fenomena ini tidak terlepas dari konsentrasi pembangunan
di wilayah tertentu yang menyebabkan wilayah lain tertinggal. Oleh karena itu,
diperlukan perencanaan yang komprehensif, berbasis data, serta mampu
mengakomodasi karakteristik dan potensi lokal masing-masing daerah.
Lebih lanjut, peran perencana dinilai sangat strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan melalui penyusunan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif antar pemangku kepentingan juga menjadi kunci dalam mengurangi kesenjangan antar wilayah. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa dan peserta umum, yang terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota UNESA dapat meningkatkan kapasitas akademik serta memiliki kepekaan terhadap isu ketimpangan wilayah sebagai bekal dalam perencanaan pembangunan di masa mendatang.